Membaca buku dongeng merupakan salah satu cara yang efektif untuk membantu membangun kreativitas anak. Menurut pakar pendidikan, Dr. Sylvia Chard, “Buku dongeng dapat merangsang imajinasi anak dan membantu mereka mengembangkan kreativitas mereka.”
Dengan membaca buku dongeng, anak-anak dapat memperluas wawasan mereka, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan kemampuan bahasa mereka. Menurut psikolog anak, Dr. Heather Wittenberg, “Membaca buku dongeng juga dapat membantu anak mengembangkan empati dan kemampuan sosial mereka.”
Membangun kreativitas anak melalui buku dongeng juga dapat membantu memperkuat hubungan antara orang tua dan anak. Dr. Sarah McKay, seorang ahli neurosains, mengatakan bahwa “Membaca buku bersama-sama dapat menciptakan momen berharga antara orang tua dan anak, serta membantu memperkuat ikatan emosional di antara mereka.”
Tidak hanya itu, membaca buku dongeng juga dapat menjadi sarana untuk mengajarkan anak tentang nilai-nilai moral dan etika. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Cambridge, anak-anak yang terbiasa membaca buku dongeng cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang moral dan etika.
Sebagai orang tua, penting untuk mengenalkan buku dongeng kepada anak sejak dini dan aktif terlibat dalam proses membacanya. Dengan demikian, kita dapat membantu membangun kreativitas anak melalui buku dongeng dan memberikan fondasi yang kuat untuk perkembangan mereka di masa depan. Seperti yang dikatakan oleh John Dewey, seorang filsuf pendidikan, “Pendidikan bukanlah memasukkan pengetahuan, tetapi menciptakan kemampuan untuk berpikir kreatif.”
Jadi, jangan ragu untuk melibatkan anak-anak dalam membaca buku dongeng dan lihatlah bagaimana kreativitas mereka berkembang dengan pesat. Membangun kreativitas anak melalui buku dongeng bukan hanya membantu mereka dalam hal pendidikan, tetapi juga membentuk karakter mereka sebagai individu yang kreatif dan berempati.
